Paiman atau biasa di panggil Pa’de Jangkung, mulai berjualan pada tahun 1969 dengan cara di pikul. Beliau setiap hari berjualan berkeliling kota bogor dan di kenal dengan sebutan Bakso Pa’de Jangkung yang saat ini sudah memiliki pelanggan dr 3 generasi

Pada tahun 2014 , bergabung dgn salah satu pebisnis, Bakso pa’de jangkung berkembang dengan konsep baru yaitu Bakso ala cafe, dimana bakso di jual di lokasi permanent berupa ruko 2 lantai yang di design instagramable sehingga mengikuti perkembangan jaman.

Sehingga bagi pelanggan yang ingin menikmati bakso gerobakan tempo dulu, namun dengan tempat yang nyaman..maka bakso pa’de jangkungnlah pilihan nya..

Keunggulan BPJ:

  • bakso asli (tanpa terigu, 95% daging sapi super) sehingga cocok utk diet keto
    -tanpa lemak…karena daging yang di gunakan adalah daging tanpa lemak , kikil pun mengalami 3x perebusan utk menghilangkan lemak. Hal ini dapat di buktikan dengan kuah akan tetap bening tanpa lemak walau sudah dingin
  • Rasa tidak berubah sejak 1969. Hal ini untuk menjaga kenangan akan bakso pada masa kecil
  • proses produksi dan penyajian mengutamakan kebersihan dan higienis
  • lokasi nyaman dan kekinian yang di lengkapi wifi kencang
  • lokasi luas sehingga bs menampung 150-200 orang (2 lantai)
  • di lengkapi dengan snacks dan makanan lain yg menambah keseruan makan bakso atau kumpul2 dgn teman atau sahabat
  • lokasi instagramable, ada spot game area , gebyokan jawa dan mural2 yg bagus di.pakai.utk foto2
  • harga relatif murah dan terjangkau
  • tempat makan dan toilet bersih, tersedia baby chair
  • lokasi.strategis karena.ada di tengah kota

Menghadapi new normal :

  • di sediakan wastafel tanpa sentuh di pintu masuk dan wastafel di dalam outlet
    -staff menggunakan masker, sarung tangan dan face shield
  • di sedikaan hands sanitizer
  • meja kursi di semprot desinfectant
  • pembayaran cashless , debit bca, ovo dan gopay
    -untik pembelian via aplikasi kantong plastik di rangkap 3